
PEMALANG - Menjelang akhir ramadan dan jelang hari raya Idul Fitri seperti sekarang ini, diharapkan agar masyarakat tidak kekurangan semua kebutuhan bahan pokok dan bisa melaksanakan hari raya Idul Fitri dengan baik, bisa memenuhi semua kebutuhan yang dibutuhkan untuk keluarganya pada hari lebaran nanti.
"Pasar murah yang digelar di Desa Tambakrejo merupakan tahap ketiga, untuk minggu depan putaran keempat di Desa Mendelem dan terakhir rencananya dari Disperindag bisa melakukan closing untuk yang kelima menjelang hari Raya Idul Fitri sehingga inflasi di Kabupaten Pemalang yang diusahakan oleh TPID bisa memberikan dampak yang cukup baik kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak terganggu dengan kemampuan daya belinya", hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat mengecek dan melihat kemeriahan dan antusias masyarakat saat mengunjungi pasar murah putaran ketiga yang digelar Pemkab di Desa Tambakrejo Kecamatan /Kabupaten Pemalang, Jumat (21/3/2025).
Bupati Pemalang kembali menyatakan bahwa "Suasana seperti yang menjadi tujuan dilaksanakannya pasar murah", ujarnya.
Dalam acara tersebut Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Desa Tambakrejo atas penyelenggaraan acara tersebut yang menurut Bupati cukup aman dan nyaman.
Acara tersebut dihadiri Forkopimda, Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes beserta para Kepala OPD terkait , Forkopimda, Ketua TP. PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie.
“Alhamdulillah suasana sangat meriah. Jadi suara soundnya kalah dengan suara pembelian transaksinya,” tambahnya.
Selain mengungkapkan rasa senangnya, Bupati Anom mengungkapkan, volume yang diserap oleh masyarakat semakin banyak dan hal itu akan membantu masyarakat untuk bisa mengakomodir daya beli dari masyarakat itu sendiri, dan bagi Pemda tentunya bisa membantu terkait pengendalian laju inflasi di wilayah Kabupaten Pemalang.
“Sekali lagi, Harapannya lebih luas, tidak ada spekulan yang berani, karena kekuatan dari masyarakat Ketemu dengan kekuatan dari kita untuk mengerjakan kebutuhan mereka,” pungkas Anom Widiyantoro.
(Eko Budiarto/Eko B Art).