Rejang Lebong - Bersihkan saluran Drainase Daerah kawasan kelurahan Talang Rimbo Baru kecamatan Curup Tengah.Hari Juma't 07.30 -7/3/2025 dilakukan membersihkan dan pengerokan penyebab drainase tersumbat sehingga genangan air naik kejalan terjadi banjir didukung dua alat berat excavator mini dan Loader BPBD ditambah dua armada Damkar.
Bupati Dan wabup bukan hanya memantau kegiatan tersebut,Bupati juga menegaskan kepada PLT DPUPR ,M Syamsul Maarif,kadis Damkar,Fery Najamudin dan kepala BPBD Salahudin juga camat Curup Tengah Mardiana SKM.MM terkait upaya penanggulangan banjir.
"Kita memberikan apresiasi kepada warga yang berpatisipasi dalam melakukan Juma't bersih ini.khususnya dalam pembersihan saluran Drainase tersumbat yang menjadi penyebab banjir disepanjang akses jalan ketika memasuki musim hujan.saya menunggu laporan teknis terkait dalam penangan masalah ini.sehingga kita bisa dapat melakukan mitimigasi cepat dari permasalahan banjir dadakan di musim hujan bisa teratasi," kata bupati selepas menyusuri drainase di Jln Cokro.
Dikatakan penyebab banjir adalah drainase penuh dengan lumpur dan sampah,untuk itu bupati menghimbau para pedagang pasar pagi yang berjualan di pinggir jalan soeprapto di sekitar lokasi untuk tidak membuang sampah ke dalam saluran drainase,'jelas bupati.
Di kawasan Talang Rimbo Baru,excavator menggali saluran Siring yang tertutup tanah depan TPU sedangkan dua armada damkar berusaha menyemprotkan air ke dalam drainase tersumbat sehingga sedimen atau endapan lumpur dan sampah bisa terdorong dan di angka scara manual.selain itu,sedimen drainase terbuka,di depan sekolah MAN juga diangkat warga secara manual ibu-ibu tak mau juga ketinggalan.beramai ramai mengenakan baju seragam olahraga ibu Talang Rimbo Baru saling bergotong royong membersihkan sampah.
Tanah sedimen drainase di bersihkan dengan loader dan di angkut truck sampah untuk di bawah ke tempat pembuangan sampah
"Setiap hujan deras toko kami banjir,ini sudah terjadi 5 tahun lebih ,'ucap pemilik toko.kami berharap Siring yang menempel ini dapat di kuras secara berkala,sehingga tidak banjir lagi,'Arnis pengelola Brilink yang berada di kawasan rawan banjir,'pungkasnya.
(Umidi H)